Showing posts with label KGI Pusat. Show all posts
Showing posts with label KGI Pusat. Show all posts

Wednesday, March 10, 2010

Microsoft Gandeng IGI, Latih Ribuan Guru Indonesia

Ikatan Guru Indonesia (IGI) kembali menunjukkan kiprahnya dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme guru. Sekjen IGI Moh. Ihsan mengatakan, IGI sedang menjalin kesepakatan dengan Microsoft Indonesia untuk meningkatkan mutu guru Indonesia melalui pelatihan teknologi informasi.

Guru sangat memerlukan pelatihan teknologi informasi dan komunikasi. Perubahan teknologi ini sudah sedemikan cepat dan guru tertinggal dalam menguasai bidang teknologi ini. Itu sebabnya kami menjalin kerjasama dengan Microsoft Indonesia. Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak, termasuk Kementerian Pendidikan Nasional untuk merealisasikan kerjasama ini, tegas Sekjen Moh. Ihsan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/3).

Menurut Ihsan, Microsoft berkomitmen memberikan pelatihan sekitar empat ribu guru se-Indonesia selama setahun ini. “Komitmen ini sudah dinyatakan kepada kami. Draf perjanjian kerjasamanya sedang kami finalisasi,” tandas Ihsan bangga. Baginya, komitmen ini merupakan angin segar bagi guru Indonesia untuk meningkatkan kompetensinya.

Microsoft akan mengerahkan master teacher-nya untuk melatih guru-guru di Indonesia. IGI tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran untuk membayar para master teacher itu. “Ini murni kepedulian Microsoft untuk meningkatkan mutu guru Indonesia di bidang TIK (teknologi informasi dan komunikasi). Yang menggembirakan, Microsoft sangat terbuka terhadap penggunaan open source. Mereka tidak memaksakan diri untuk memakai software-nya. Ini sesuai dengan prinsip IGI,” tambah Ihsan.

Moh Ihsan berharap bulan ini seluruh rumusan kerjasama bisa segera diteken. Selanjutnya, mulai April nanti, pelatihan TIK bisa segera dilaksanakan. Dia berharap seluruh guru di Indonesia bisa memanfaatkan momentum perubahan ini. “Guru harus menguasai teknologi agar tidak tertinggal,’ ujar Ihsan optimis. (her)

Read more...

Friday, February 19, 2010

Klub Guru Indonesia (KGI) Menjadi Ikatan Guru Indonesia (IGI)


Klub Guru Indonesia (KGI) saat ini sudah diakui keberadaaannya melalui izin Kementerian Hukum dan HAM melalui induk organisasi Ikatan Guru Indonesia (IGI). Diharapkan, pengakuan itu menjadikan KGI semakin berkembang untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme para guru.

KGI: Profesi Guru Sejajar dengan Dokter
Kompas, Selasa, 16 Februari 2010 | 15:41 WIB

M.LATIEF

JAKARTA, KOMPAS.com — Klub Guru Indonesia (KGI) saat ini sudah diakui keberadaaannya melalui izin Kementerian Hukum dan HAM melalui induk organisasi Ikatan Guru Indonesia (IGI). Diharapkan, pengakuan itu menjadikan KGI semakin berkembang untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme para guru.

Demikian dikatakan oleh Ketua KGI Pusat Satria Darma menanggapi penandatanganan kerja sama antara KGI dan PT Telkom Tbk dalam penyediaan ponsel Flexi-Klub Guru Indonesia. "Sehingga kini para guru sejajar dengan profesi lain seperti ikatan dokter maupun profesi lainnya," kata Satria kepada Kompas.com, Selasa (16/2/2010).

Untuk itu, kata Satria, KGI merasa penting menjalin kerja sama dengan PT Telkom terkait penyediaan ponsel Flexi-Klub Guru Indonesia tersebut. Di era teknologi saat ini, kebutuhan informasi bagi guru dalam meningkatkan profesionalitasnya semakin tak terbatas hanya di sekolah.

Ponsel tersebut, kata Satria, menyediakan fitur-fitur yang mendidik, di antaranya Info KGI yang berisi info terbaru KGI, kegiatan seminar atau worskhop. Adapun konten lainnya berupa ragam informasi lengkap tentang karya tulis ilmiah (KTI), mulai daftar KTI Pilihan yang bisa dijadikan sumber inspirasi, tema-tema KTI, serta status KTI para guru. Selain itu, ada juga Kios Buku dan Kios Digital yang akan diisi berbagai novel digital yang bisa diakses dengan mudah di mana dan kapan saja.

"Indikator yang gampang dikenali tentang ciri-ciri negara-negara maju adalah melalui maju tidaknya dunia pendidikan dan para pendidiknya alias guru. Untuk itulah kalau Indonesia ingin maju, tidak ada pilihan lain selain harus memajukan dunia pendidikan," ujar Satria.

Read more...

Thursday, February 18, 2010

Ponsel Telkom Flexi Klub Guru Indonesia Diluncurkan

"Kami menggarap konten-konten yang disesuaikan dengan para guru ini. Hingga akhir tahun nanti diharapkan ada satu juta guru yang menggunakan Flexi Klub Guru Indonesia," kata Executive General Manager Telkom Flexi Triana Mulyatsa dalam peluncuran Flexi Klub Guru Indonesia di Jakarta, akhir pekan lalu.





Sejuta Guru Target Baru Telkom Flexi
Kompas, Senin, 15 Februari 2010 | 08:47 WIB

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/02/15/0846459p.jpg

Peluncuran Flexi Klub Guru Indonesia di Jakarta, Sabtu (13/2/2010).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah bulan lalu membidik pelanggan baru dari komunitas pekerja melalui kerja sama dengan komunitas Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Telkom Flexi kini membidik komunitas pengajar atau guru dengan menggandeng Klub Guru Indonesia.

"Kami menggarap konten-konten yang disesuaikan dengan para guru ini. Hingga akhir tahun nanti diharapkan ada satu juta guru yang menggunakan Flexi Klub Guru Indonesia," kata Executive General Manager Telkom Flexi Triana Mulyatsa dalam peluncuran Flexi Klub Guru Indonesia di Jakarta, akhir pekan lalu. Ia mengatakan para guru yang secara nasional berjuml;ah sekitar 2,7 juta memiliki potensi yang luar biasa digarap sarana berkomunikasinya.

Deputy Commerce Executive General Manager Telkom Flexi Judi Achmadi menjelaskan Flexi Klub Guru merupakan layanan yang berbasis On Device Portal dimana konten di dalamnya didesain sesuai kebutuhan para guru saat ini. "Di dalam Flexi Klub Guru terdapat konten antara lain Info Klub Guru yang berisikan Aturan Kebijakan, Hot News, Kompetensi dan Kurikulum Pendidikan, Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah, Kios Musik, Kios Buku, Kios Digital, Discount Klub dan Siraman Rohani," tutur Judi.

Dikatakannya, Paket bundling Flexi Klub Guru Indonesia ditawarkan dalam tiga tipe Hape yang menyasar segmen high-end, mid-end, dan low-end. Untuk high-end dibanderol Rp 999 ribu, mid-end Rp 649 ribu, dan low-end Rp 325 ribu.

Hingga akhir tahun 2009, Telkom Flexi memiliki 15,7 juta pelanggan yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Menyongsong tahun 2010, Telkom Flexi yang diberi dana belanja capital expenditure 200 juta dollar AS memasang target pertumbuhan sedikitnya menjadi 18 juta pelanggan di penghujung tahun.

Read more...

Thursday, February 4, 2010

Buku KGI Edisi Kedua, SIAPA MAU NULIS ?

Dear all,

Terima kasih atas apresiasinya pada buku KGI edisi pertama yang diterbitkan Grasindo dan diedarkan melalui jaringan toko buku Gramedia. Kini, kami di Klub Guru Indonesia siap berkolaborasi kembali dengan Grasindo untuk menerbitkan seri kedua buku "Dari Guru Konvensional Menuju Guru Profesional".

Oleh karena itu kami mengundang Anda semua untuk berpartisipasi mengirimkan tulisan seputar dunia pendidikan yang akan dimuat pada buku ini. Bagi guru yang tiap hari berkumpul dengan siswa di sekolah, saya rasa ada banyak gagasan menarik untuk ditulis, misalnya (sekedar ide saja):

(1) Pengalaman pertama mengajar di depan kelas
(2) Pengalaman pertama mengajar memakai laptop
(3) Bagaimana menghadapi siswa nakal
(4) Bagaimana membuat kelas menjadi hidup dengan pengajaran kreatif dan inovatif
(5) Bagaimana memotivasi siswa
(6) Pengalaman mengikuti lomba guru berprestasi
(7) Mencetak siswa berprestasi
(8) dan lain-lain

Pokoknya apa saja deh tentang dunia pendidikan.... Saya rasa banyak hal yang kalau ditulis dan diterbitkan dalam sebuah buku akan bisa menginspirasi banyak guru lain. Siapa tahu dari cerita yang kita tulis bisa membuat guru lain belajar dari apa yang sudah kita lakukan.

Nantinya, buku ini di samping diedarkan melalui jaringan toko buku, juga bisa dibedah di beberapa kota oleh cabang KGI. Kemungkinan juga para penulis bisa menjadi nara sumbernya.

Jika Anda membutuhkan penjelasan lebih detail, atau sudah siap terlibat dengan mengirimkan naskah yang dimiliki, silakan kontak kami via email: info@klubguru.com

Selamat menulis.
Sharing and growing together.


Salam hormat,

Mohammad Ihsan,
Sekjen Ikatan Guru Indonesia (IGI)
ihsan@igi.or.id

Read more...

Thursday, January 7, 2010

Ikatan Guru Indonesia (IGI)

Alhamdulillah, hari ini (4/1) bertempat di gedung PMPTK Depdiknas,
kami pengurus pusat KGI telah melaksanakan meeting awal tahun untuk
merancang program KGI ke depan. Yang istimewa dari meeting kali ini
adalah dokumen pengesahan dari Depkumham bahwa Ikatan Guru Indonesia
(IGI) sebagai badan hukum telah kami terima. Ini artinya, legalitas
sebagai organisasi profesi guru yang telah kami urus selama setahun
terakhir telah mendapatkan pengesahan dari pemerintah.

Organisasi kita bernama IGI, namanya senada dan seirama dengan IDI
(Ikatan Dokter Indonesia) atau INI (Ikatan Notaris Indonesia). Dalam
menjalankan aktivitas dan upaya meningkatkan kompetensi guru, diadakan
kegiatan bernama Klub Guru Indonesia (KGI). Jadi, induk KGI adalah
IDI.

Sebelum ini, kami mohon jika banyak pihak meminta dokumen AD/ART belum
bisa kami berikan, hal ini semata-mata karena kami masih menunggu
versi final yang resmi disahkan Depkumham. Insya Alloh, setelah ini
semua dokumen akan kami copy dan kirimkan ke sekretariat cabang untuk
digunakan seperlunya. Bahkan kami mempersiapkan untuk diupload ke
website agar semua pihak bisa membaca dan mengunduhnya. Tunggu info
lebih lanjut ya...

Salam hormat,

Mohammad Ihsan,
Sekjen Ikatan Guru Indonesia

Read more...

Friday, December 11, 2009

KGI Launching Program SAGUSALA (Satu Guru Satu Laptop)

Klub Guru Indonesia (KGI) meluncurkan program SAGUSALA (Satu Guru Satu Laptop) di Jawa Timur. Program ini didukung oleh Dinas Pendidikan Jatim, PT. Telkom Divre 5 Jawa Timur, Axioo International, Bank Danamon dan Intel Indonesia Corporation. Berikut kami sampaikan berita di Jawa Timur yang ditulis di koran Kompas. Baca juga laporan program ini di website resmi KGI. Diharapkan program ini juga segera bisa diluncurkan di Kalimantan Timur, tunggu berita lebih lanjut.


Di Jatim, Satu Guru Satu Laptop

Surabaya, Kompas - Jawa Timur dijadikan proyek percontohan program Satu Guru Satu Laptop. Jika sukses, program itu akan dikembangkan ke seluruh Indonesia.

Manajer Intel Indonesia Budi Wahyu Jati mengatakan, Intel bekerja sama dengan beberapa pihak untuk menjalankan program itu. Jawa Timur menjadi percontohan karena idenya datang dari para guru dan dinas pendidikan di Jawa Timur.

"Di Indonesia, Intel bekerja sama dengan Tera Data Indonesia, distributor Axioo, untuk menyediakan laptop bagi setiap guru. Kalau sukses di sini, program ini akan dikembangkan pada skala nasional," kata Budi, Minggu (6/12) di Surabaya.

Di Jatim, proyek itu diberi nama Sagusala (Satu Guru Satu Laptop). Klub Guru Indonesia (KGI) yang menggagas program itu berupaya menyediakan komputer jinjing terjangkau untuk setiap guru. "Namun, kualitas harus tetap dijaga," ujar Budi.

Chief Operating Officer Tera Data Indonusa Singgih Halim mengatakan, pihaknya menggandeng salah satu bank untuk menyediakan kredit pembelian komputer. Kredit akan diberikan secara kolektif. "Bank mau menyediakan kredit murah jika pembelinya banyak. Kami ikuti skema bank," jelasnya.

Agar pemanfaatan optimal, komputer itu akan dilengkapi beberapa program. Para guru bisa memanfaatkan program itu dalam kegiatan belajar-mengajar.

Ketua KGI Satria Dharma menuturkan, sementara ini sudah ada beberapa program pembelajaran yang siap dimasukkan ke dalam komputer guru. Para guru bisa memilih program sesuai dengan kebutuhan masing-masing. KGI juga akan melakukan pelatihan rutin agar guru bisa secara optimal menggunakan laptop. (RAZ)


Read more...

Friday, November 13, 2009

Gerakan Guru Menulis dan Launching Jurnal Klub Guru oleh Menkominfo

Ketrampilan menulis masih merupakan momok menakutkan bagi guru. Ratusan ribu guru tertahan di golongan IV A karena belum mampu menyusun karya tulis ilmiah (KTI) sebagai syarat naik ke IV B. Kondisi ini sangat memprihatinkan, apalagi akan diusulkan melalui Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, bahwa penulisan KTI akan dipersyaratkan pada kenaikan golongan dari III B menjadi III C.


Masalah lain adalah guru-guru yang sudah membuat KTI pun kesulitan memublikasikan karyanya karena keterbatasan jumlah jurnal ilmiah yang siap terbit secara berkala. Dengan mengikuti semiloka ini, lalu dilanjutkan dengan pelatihan secara intensif, dan pembimbingan dari pakar yang berkompeten, diharapkan guru bisa menyusun KTI dengan baik. Karya guru juga akan diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah Klub Guru Indonesia yang disiapkan terbit dalam versi cetakan maupun online (jurnal elektronik).

Aktivitas yang akan dilakukan KGI dalam meningkatkan kemampuan membuat karya tulis ilmiah di kalangan guru terbagi menjadi 4 (empat) tahapan, yaitu:

(1) Seminar dan Lokakarya (29 November 2009):
Untuk memberikan wawasan yang lebih umum tentang pentingnya karya tulis ilmiah bagi guru, dan sekaligus arahan global bagaimana guru bisa menulis. Acara dijadwalkan berlangsung di Surabaya, dan Insya Alloh panitia akan mengundang Bapak Ir. Tifatul Sembiring (Menkominfo) sebagai keynote speaker. Jika tertarik mengikuti acara ini silakan mendaftarkan diri ke panitia. Informasi lengkapnya di website Klub Guru:
http://klubguru.com/2-view.php?subaction=showfull&id=1257989886&archive=&start_from=&ucat=3&

(2) Diklat Menulis KTI (Angkatan I, pada tanggal 12-13 Desember 2009)
Alumni peserta semiloka dibagi menjadi 40 orang perkelompok untuk mengikuti diklat secara intensif. Agar pelaksanaan diklat berlangsung optimal, maka seluruh peserta diwajibkan membawa laptop yang dilengkapi koneksi internet. (Jadwal lebih detail menyusul)

(3) Konsultasi / Bimbingan Online
Konsultasi dan bimbingan dilakukan secara online melalui email atau diskusi grup (mailing list), sehingga bisa menjangkau cakupan peserta dari beberapa kota secara cepat, mudah, dan murah. KGI akan membuat mailing list khusus untuk para penulis dan calon penulis Jurnal Klub Guru

(4) Penerbitan Jurnal Ilmiah Klub Guru Indonesia
Untuk memublikasikan karya tulis ilmiah yang sudah dihasilkan para guru dan telah dinyatakan memenuhi criteria oleh tim penyunting, diterbikan Jurnal Klub Guru, baik dalam bentuk cetakan maupun offline (Jurnal Elektronik KGI). Guru yang tertarik mengisi Jurnal Klub Guru, silakan kirimkan naskahnya via email: jurnal@klubguru.com. Ketentuan menulis bisa dilihat di: http://ejurnal.klubguru.com/

Melalui seluruh rankaian kegiatan ini diharapkan guru akan memiliki kemampuan membuat karya tulis ilmiah yang baik. Bukan semata dalam rangka memenuhi syarat kenaikan pangkat, tapi untuk tujuan yang lebih tinggi, yaitu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru.

Setelah ini, kita berharap jangan lagi ada guru menjiplak karya tulis orang lain. Atau membayar sejumlah uang untuk membuat karya tulis.

Selamat belajar para guru. Salam kebangkitan guru Indonesia.

Mohammad Ihsan,
Sekjen Klub Guru Indonesia
www.klubguru.com

Read more...

Saturday, November 7, 2009

Workshop "Menjadi Guru Cerdas Finansial Spiritual", 22 November 2009

Oleh karena itu KGI mengadakan Workshop “Menjadi Guru Cerdas Finansial Spiritual”, yang bertujuan menanamkan jiwa kewirausahaan di dalam diri para guru (teacher-preneurship), sekaligus memberikan pemahaman konsep perlunya guru memiliki kecerdasan finansial spiritual, yang akan mendorong terciptanya insan-insan jujur dan mandiri di lembaga pendidikan.


Pada saat membuka National Summit 2009 di Jakarta (29/10), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengkritik metode pendidikan nasional yang tidak mendorong siswa untuk mengembangkan inovasi dan kreatifitas sehingga sulit memunculkan para wirausaha maju. Menurutnya, jiwa wirausaha atau enterpreneur penting untuk dipupuk sejak kecil, sehingga pendidikan nasional tidak hanya melahirkan para pencari kerja tetapi pencipta lapangan kerja.

Tentu saja gagasan ini tidak semudah membalik tangan. Faktanya, tidak banyak guru yang juga sekaligus seorang entrepreneur. Maka tidak ada pilihan lain, jika ingin mengubah kerangka berpikir (mind set) siswa, yang justru harus diubah terlebih dulu adalah kerangka berpikir para gurunya. Klub Guru Indonesia (KGI) siap memberikan pembekalan kepada para anggotanya agar bisa memiliki wawasan di bidang kewirausahaan dan kemudian terlibat secara aktif dalam penanaman jiwa kewirausahaan tersebut kepada siswanya.

Oleh karena itu KGI bermaksud mengadakan Workshop “Menjadi Guru Cerdas Finansial Spiritual”, yang bertujuan menanamkan jiwa kewirausahaan di dalam diri para guru (teacher-preneurship), sekaligus memberikan pemahaman konsep perlunya guru memiliki kecerdasan finansial spiritual, yang akan mendorong terciptanya insan-insan jujur dan mandiri di lembaga pendidikan.

Kegiatan ini direncanakan akan dilakukan di kota-kota di Jawa Timur, dimulai dari 10 (sepuluh) kota pertama, sebagai berikut:

1. Gresik, 22 November 2009
2. Surabaya, 6 Desember 2009
3. Malang, 20 Desember 2009
4. Jember, 10 Januari 2010
5. Madiun, 24 Januari 2010
6. Kediri, 7 Februari 2010
7. Ngawi, 21 Februari 2010
8. Bojonegoro, 7 Maret 2010
9. Mojokerto, 21 Maret 2010
10. Lamongan, 4 April 2010


Angkatan I (Gresik)
Hari, tanggal: Minggu, 22 November 2009
Waktu: 08.00 - 16.00 WIB
Tempat: Hall Pemkab Gresik, lantai 4

Nara Sumber:
(1) Iman Supriyono, Managing Partner SNF Consulting, trainer dan penulis buku best seller “FSQ: Memahami, Mengukur, dan Melejitkan Financial Spiritual Quotient Untuk Keunggulan Diri, Perusahaan & Masyarakat” dan buku “Guru Goblok Ketemu Murid Goblok”. Lihat CV Iman Supriyono di sini: http://www.facebook.com/l/74e34;www.snfconsulting.com/cvimansupriyono.pdf
(2) Waljiyanto, Sales Manager V – Pelumas, PT. Pertamina


Investasi / pendaftaran:

Investasi Rp 50.000 (khusus member KGI) dan Rp. 65.000 (umum), sudah termasuk fasilitas:
- seminar kit,
- snack & drink,
- makan siang,
- sertifikat,
- 1 (satu) botol produk Oli Pertamina

Contact person :

* Khoiri : 085648762332
* Husain: (031) 70627674
* Hanif Hasan: 081330681663
* Jony: (031) 72723504
* Sri Asminah: (031) 60394345
* Tri Wahyuni: 081331544129
* Sumiati: 085232040118

Read more...

Friday, October 30, 2009

Gerakan Menulis Karya Tulis Ilmiah dari KGI

Fakta menunjukkan, banyak guru belum mempunyai kemampuan membuat karya tulis ilmiah (KTI). Kalaupun sudah ada yang bisa menulis, belum banyak jurnal ilmiah yang bisa memuat KTI tersebut. Oleh karena itu, insya Allah KGI akan memulai gerakan menulis KTI di kalangan guru. Mulai dari pelatihan, pembimbingan, dan sekaligus membantu menerbitkannya secara offline (cetakan) maupun online (jurnal elektronik).


Kegiatan akan diawali di Surabaya, 29 November 2009. Yang berkenan hadir silakan ke Surabaya, dan kemudian bisa mengembangkannya di masing-masing kota.

Khusus jika Anda sudah membuat KTI, silakan dikirim naskahnya ke: jurnal@klubguru.com. Jika memenuhi syarat, Insya Alloh akan diprioritaskan untuk dimuat di edisi perdana.

Selamat menulis.

Salam,
Mohammad Ihsan,
Sekjen Klub Guru Indonesia

Read more...

Wednesday, September 9, 2009

Download Tabloid Klub Guru

Klub Guru Indonesia menerbitkan tabloid "Klub Guru" yang dapat diunduh (download gratis melalui Internet. Berikut link untuk mengunduhnya. Anda tinggal klik download atau klik kanan mouse anda, kemudian klik pilihan "save target as" (tergantung browser yang anda gunakan). Semoga bermanfaat.

Tabloid Klub Guru Edisi 3 - download

Tabloid Klub Guru Edisi 2 - download

Tabloid Klub Guru Edisi 1 - download


Read more...

Sekretariat IGI Kaltim

Sekretariat IGI Kaltim
Jl. Pahlawan 2A, Samarinda 75123
Kalimantan Timur, Indonesia
Tlp. 0541 741864, Fax. 0541 735982
E-mail: kgikaltim@gmail.com
Web: http://kgikaltim.blogspot.com
Contact Person:
Bp. Sigit Sigalayan (HP: 0852-50679002)
Bp. Suparno (HP: 0812-5350386)

Forum Diskusi Online KGI

Bergabung dengan forum diskusi online (milis) Klub Guru Indonesia di Yahoogroups. Siapa saja yang memiliki kepedulian pada peningkatan mutu pendidikan dan keguruan boleh bergabung dengan milis ini. Orang tua atau wali siswa juga diharapkan bergabung karena ini adalah kesempatan yang baik untuk berkomunikasi langsung dengan para guru yang selama ini mengajar anak-anak di sekolah.

Keanggotaan IGI

Keanggotaan IGI terbuka bagi para guru, kepala sekolah, pemerhati pendidikan, dan semua komponen masyarakat yang memiliki kepedulian pada dunia pendidikan, mau memperluas wawasan serta bersedia saling berbagi pengalaman dalam usahanya memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Pendaftaran dilakukan dengan menghubungi Sekretariat IGI Kaltim.

Template by Ourblogtemplates.com modified by KGI Kaltim Web Team

Back to TOP